Kota yang Hilang Yaitu Al Deir Monastery di Petra Jordan

Masih keinget, sebelum aku berangkat ke Jordan, si Herma dan kevin cerita panjang lebar tentang Petra. Salah satunya trekking menuju Monastery ini.
Mereka udah wanti wanti aku kalo misalnya trekking ke sini itu bikin lo mau nangis. ‘Dalam pikiranku, masa sih sejauh itu? Eh tapi Anggey & Kevin kan anaknya gunung banget ye, mungkin mereka bener. Ah tapi bisa lah…’ Akhirnya, hari itu datang juga.

Hari kedua di Jordan, keadaan masih jetlag, kantong mata masih tebel akibat flight 18 jam, bahu masih pegel gak karuan. Aku bukan tipe orang yg bisa tidur lelap di pesawat, walaupun di business class sekalipun, tapi tetap aja mata merem melek gak tidur nyenyak.

Semua cerita Anggey & Kevin 100% true. Si Monastery ini jauhhhh mampussssss. Udah ngos ngos bawa tas segede gaban lengkap isinya kamera lensa, di tengah jalan asmaku kambuh karna udh lama gak olahraga & pendakian.

Untung banget punya temen travel tergokil, sabar & super loyal yaitu sergi dan Aron. Tips : Kalo ke Petra, mending cari yg at least 2 days pass. Hari Pertama bisa kalian pake untuk ke Treasury + Petra by night. Hari Kedua ke Monastery. Sepanjang jalan ke sini, viewnya gila banget! Worth it untuk experience

Siapa yg punya problem foto malem dgn smartphone kalian?Semakin lama, kebutuhan akan fotografi kita makin meningkat ya gak? Apalagi kalo temen temen tipe traveler yang lebih seneng dengan cityscape.

Pas ke Jordan, aku nyoba menggabukan fitur ultra night mode + 10x Hybrid Zoom OPPO Reno ini. Jadi bisa zoom in objek yang jauh tanpa khawatir hasilnya pecah. Hanya dalam hitungan detik, terbukti hasil fotonya tetap jernih, less noise, & warna malam objeknya oke banget! Oppo Reno 10 Zoom!

Gak usah pusing lagi, kalo sekarang traveling foto malem. Kalian tetep bisa mengcapture precious moments kalian hanya dengan sebuah smartphone! Sungguh inovasi yang luar biasa karena tidak perlu repot – repot membawa kamera untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dan juga mahal.

Pulau Indah yang ada di Indonesia Bagian Timur

Tidak jauh dari Pulau Kadidiri kalian akan menemukan sebuah pulau dengan danau air asin yang cantik di dalamnya. Suasana di danau ini sangat tenang dan damai karena masih sepi. Sekilas tak ada yang berbeda dari danau ini dengan danau lainnya, tapi danau air asin ini menyimpan keunikan tersendiri dimana terdapat banyak sekali ubur-ubur yang tidak menyengat didalamnya. Dan keunikan danau seperti ini hanya ada tiga di Indonesia, di Pulau Kakaban, Kepulauan Togean dan Misool, Papua. So, yang ke Togean wajib nyoba berenang di danau ini!!!

Kepulauan Togean yang terletak di teluk Tomini, Sulawesi Tengah ini menyimpan berjuta pesona yang membuat siapa saja jatuh cinta ketika datang kesini. Banyak spot-spot cantik bagi pecinta laut untuk snorkeling dan diving disini, kekayaan biota lautnya sangat beragam karena memiliki fauna laut dan terumbu karang beragam jenis.

Pantai-pantai dengan pasir putih yang tersebar di banyak pulau disini pun menjadi daya tarik lebih buat kalian yang kesini. Dan yang paling menyenangkan adalah ketika berinteraksi langsung dengan anak-anak suku Bajo di perkampungan mereka, Pulau Papan. Mereka akan sangat ramah dan senang mengajak kalian tour keliling pulau kecil ini. Siapa saja yang ke Togean pasti akan dibuat rindu untuk kembali.

Setelah vakum naik gunung dalam waktu yang cukup lama, akhirnya kangen juga dengan ketinggian. Akhirnya nyempetin diri sebentar main ke Dataran Tinggi Dieng buat ngobatin rasa kangen ama ketinggian. Alhamdulillah seneng banget rasanya bisa tidur ngerasain udara dingin khas pegunungan, biarpun gagal camping disini.

Rasanya rindu sekali dengan pantai yang berwarna biru seperti kristal. Siapa sih yang gak mau berenang dan hammock-an di pantai dengan air sejernih ini? Apalagi bareng temen-temen yang selalu bikin suasana jadi fun. Pantai Labuana di Sulawesi Tengah ini bisa jadi referensi kalian yang pengen nyari suasana tenang dengan pemandangan pantai yang cantik. Pantai memang cocok sekali sebagai tempat untuk menenangkan hati dan pikiran.

Cara Termudah dan Biaya untuk Pergi ke Yading

Good morning from Yading. Buat kemaren yang nanya gimana sih cara ke Yading ini. Apalagi saya melakukan solo traveling untuk pergi ke yading. Nah, salah satu wilayah yang ada di negeri china ini merupakan salah satu tujuan wisata yang populer. Ini dia ringkasannya bagaimana menuju yading versi saya :

•Paling enak titik awal perjalanan ke Yading itu dari Chengdu, karena banyak penerbangan yang langsung menuju Kota ini.

•Dari Chengdu ada dua opsi, by bus dan pesawat.

•Untuk via bus minimum 2 hari perjalanan dg transit di Kangding, enaknya sih 3 hari ya dg 2 malam di Kangding sebelum ngelanjutin bis besoknya lagi. Harga tiket bis Chengdu – Kangding (8hrs 155¥) dan Kangding – Daocheng (10hrs 155¥) dilanjutkan minivan Daocheng – Yading (2 jam 50¥). Nyampelah desa Yading.

•Kalau dengan menggunakan pesawat ini cuma ada 1x penerbangan dan hanya 1 jam, kisaran tiket termurah 1250¥ atau Rp 2.500.000,- nyampe Bandara Daocheng Yading langsung naik minivan atau taksi ke Desa Yading (harga gue kurang tau perjalanan sekitar 100Km).

•Nah kalau udah di desa Yading, kita tinggal ke Visitor Center dimana ada ticket office buat ke Yading Nature Reserve ini. Harga tiketnya 80¥ buat student 150¥ buat yg reguler. Tiket bis shuttle ke Yading Nature Reservenya 120¥ PP dan ini bisa berlaku 3 hari ya (lo bisa explore puas karena saking gedenya).

•Nyampe Yading Nature Reserve lo bisa trekking keatas titik point trekking ke Danau sekitar 5Km atau bisa pilih naik shuttle (80¥ PP), kalau gue mending milih naik shuttle bisa hemat 5Km perjalanan karena abis itu lanjut lagi trekking yang benerannya ke Milk Lake dan Flower Lake dg jalur yang udah menanjak sepanjang 5KM.

•Atraksi disini sebenernya banyak banget, dari Milk Lake, Flower Lake, Temple, dll yang bagusnya naudzubillah.

•Untuk harga hostelnya kisaran 50-70¥ per malem di daerah Chengdu – Kangding – Yading.

Mudah sekali ya ternyata cara pergi ke Yading sendirian. Harganya juga dibandrol cukup murah dan tidak mahal ya guys! Moga tips ini berguna bagi yang pengen ke Yading.

Spot Liburan Terbaik di Lokal Maupun Luar Negeri

Salah satu destinasi yang wajib dikunjungi ketika berkunjung ke Tanah Sumba itu adalah Pantai Mandorak. Pantai ini terletak di Sumba Barat Daya, tidak jauh dari area Laguna Wekuri. Biasanya dijadikan salah satu spot untuk makan siang di area pondokan dekat pantai ini, viewnya cakep banget, biru air lautnya Samudera Hindia, ditambah gugusan karst di sepanjang pantai ini. Yuk yang pengen ke Sumba dalam waktu dekat atau masih bingung pilih jadwalnya, bisa cek @lyladventure untuk teman perjalanan anda ke Sumba nanti.

Kayaknya ini adalah air terjun pertama yang gue kunjungi deh ketika di Bali. Never expected to see these spectacular rays of light. So ofcourse I had to capture this with my phone camera! Tips yg mau kesini tuh pas pagi hari kalau cuaca cerah jam 9 udah nyampe sini, biar masih dapet sepinya (kayak gue kemaren, atau sepi karena emang bulan puasa ya?) pakai sandal dan pakaian yg nyaman, biar mudah jalannya, karena kita harus ngelewatin jalanan becek karena ada sungai kecil. Dan juga jaga tata krama dan omongan kita, karena tempat ini masih dianggap tempat yg suci buat ibadah umat Hindu di Bali.

Sekarang kita akan bahas spot bagus di luar negeri yaitu di Turki. Cappadocia, my most fav destination so far. Dan spot ini adalah salah satu yg paling gue suka, walaupun gue gak tau namanya. Nemu tempat ini pas naik motor random keliling Cappadocia , dan langsung amazed banget ama lanskap area ini. Sampe speechless kenapa ada tempat dg struktur seunik ini di bumi.

Nemu foto ini di kamera dan pas diedit ternyata cakep banget. Emang Cappadocia mau diliat dari sisi mana aja tetep cakep banget! Berharap banget, suatu hari bisa balik lagi ke Cappadocia. Tag temen atau orang terdekat kalian yang pengen banget kalian ajak ke Cappadocia, semoga suatu hari bisa kesini bareng. Selamat traveling yang seru dan asik!